Kajian Bulanan MIIS Perdana dan Pengajian Gabungan Westall

Monash Indonesian Islamic Society (MIIS) 2018 telah menyelesaikan salah satu program kerja pertamanya, yaitu Kajian Bulanan MIIS yang diinisiasi oleh Divisi 1 (Pengembangan Ilmu dan Dakwah) pada hari Sabtu, tanggal 28 Mei 2018. Kegiatan Kajian Bulanan perdana ini diisi terlebih dahulu dengan Khataman bulanan MIIS dimulai dari pembacaan surah Ad-Dhuha sampai An-naas. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan NgoPi (Ngobrol Perkara Iman) yang diisi oleh Khairul Azmy selaku ketua divisi 1.

Dalam kajian bulanan ini, Khairul Azmy mengingatkan kita akan hal-hal yang harus diperhatikan terkait dengan ibadah puasa/shaum seperti rukun dan syarat berpuasa hingga penjelasan tentang qodo/fidyah bagi siapa-siapa yang tidak mampu berpuasa pada saat waktu tertentu di bulan Ramadhan. Acara ini pun ditutup sesaat sebelum kumandang adzan Maghrib dan dilanjutkan dengan shalat Maghrib berjamaah, jamuan makan malam dari Westall Mosque, serta shalat Isya berjamaah.

Setelah shalat Isya berjamaah, kegiatan berlanjut kepada Pengajian Gabungan Westall yang diinisiasi oleh tiga elemen, yaitu Takmir Masjid Westall, pengurus MIIS, serta pengurus YIMSA (Young Indonesian Muslim Students Association). Acara ini dimulai dengan sambutan dari Bapak Subagja selaku Takmir Masjid Westall yang menekankan akan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan selama bulan Ramadhan oleh Masjid Westall, termasuk buka shaum Bersama hingga pelaksanaan ibadah shalat fardu dan tarawih berjamaah. Tak lupa beliau pun mengingatkan perihal mekanisme parkir selama bulan Ramadhan. Selain itu, ada pula informasi yang disampaikan oleh Bapak Ginanjar selaku Panitia Pendaftaran Pemilih di Pemilu 2019 perihal mekanisme pendaftaran pemilih di pemilu nanti.

Sebagai inti dari kegiatan Pengajian Gabungan Westall, panitia mengundang Bapak Ust. Nuim Khaiyat sebagai pemateri utama yang mana penjelasannya dibagi menjadi tiga bagian utama, yaitu keutamaan ibadah puasa/shaum, keutamaan Al-Quran dan kaitannya dengan sains modern, serta sesi tanya jawab. Di bagian pertama, beliau menjelaskan tentang kandungan dari QS Al-Baqarah ayat 184 yang mengaitkan keutamaan ibadah puasa bagi jasmani dan rohani serta penjelasan tentang keutamaan puasa yang dibahas oleh sains modern di barat. Di bagian kedua, beliau memaparkan terkait justifikasi dari originalitas Al-Quran sebagai kitab Allah dengan mengaitkan antara ayat-ayat di dalam Al-Qur’an tentang ilmu pengetahuan serta fakta yang baru terungkap beratur-ratus tahun setelah turunnya Al-Qur’an oleh sains modern (lihat Q.S. Al-Furqan: 53, QS: Faathir ayat 27). Kegiatan ini pun ditutup dengan sesi tanya jawab dari peserta yang menghadiri kegiatan.


Ditulis oleh: Yogi S. Mahmud

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s