Liputan: Pelatihan Penulisan Buku – Menjadi Penulis Profesional

Jika semua orang bisa menulis dan menerbitkan buku, apa yang membedakan satu penulis dengan penulis lainnya? Di antara sejumlah jawaban, barangkali kata “profesionalisme” berada di urutan pertama.

Pelatihan_Menulis_MIIS_2

Pelatihan_Menulis_MIIS

Pada Ahad, 27 April 2014 yang lalu, MIIS menyelenggarkan kegiatan pelatihan penulisan buku #1: Menjadi Penulis Profesional. Diikuti lebih dari 20 peserta, acara ini menampilkan Dewi Anggraeni salah satu penulis senior Indonesia yang karyanya sudah dipublikasikan oleh berbagai penerbit dalam dan luar negeri dan Fahd Djibran – penulis muda yang telah menerbitkan lebih dari 18 judul buku di berbagai penerbit nasional.

Dalam paparan materinya, Dewi dan Fahd mendiskusikan tentang profesionalisme – yaitu ketika konsistensi dan kualitas saling berpadu. Para penulis profesional adalah mereka yang konsisten mempertahankan kualitas karya mereka, di samping itu mereka juga bisa mengkonversi kualitas karya mereka menjadi peluang (opportunity).
Pelatihan berlangsung selama kurang lebih 6 jam dengan materi antara lain:
• Sharing Session: Menulis dan Menulis Buku (1 jam)
• Practice Session: Exceed your (Writing) Limits (2 jam)
• Sharing Session: Writerpreneurship – Keep Calm and Earn from Writings (1,5 jam)
• Practice Session: Menerbitkan Buku – Pengantar (1 jam)

Sesuai dengan rencana panitia dan program MIIS, para peserta pelatihan diminta untuk dapat menyumbangkan tulisannya sehingga dapat diterbitkan dalam sebuah buku dengan tema utama “Surat dari Mebourne: Pesan untuk Pemimpin Indonesia”.
Mayoritas peserta mengungkapkan kepuasannya terhadap pelatihan ini, salah satu testimoni peserta yang dikirimkan ke panitia adalah sebagai berikut:

Small decisions
Hidup ini kadang berarti hanya dari keputusan-keputusan kecil yang kita ambil.
Dua puluh lima dolar membawa ku kembali ke duniaku yang pernah kugemari, saat aku masih senang membaca majalah Horison. Aku mungkin bukan pencipta sastra, tapi aku sangat menikmati karya sastra dalam bentuk apapun. Mudah-mudahan juga bisa membawaku lebih dari sekedar penikmat menjadi yang menghasilkan sebuah karya, walau sekecil apapun.
Dua puluh lima dolar mengantarku ke Pelatihan Penulisan Buku MIIS. Membuatku tahu sedikit lagi tentang Fahd, lebih dari sekedar yang kudengar dari obrolanku dengan Aad, kawan share ku di 12 Prince St. Membawaku berjumpa dengan Ibu Dewi yang menunjukkan salah satu buku Linda Christanty, Dari Jawa menuju Atjeh, dan meminjamkannya untuk aku baca, dan aku bisa tenggelam lagi ke alam imajinasiku yang sejak lama tak lagi kutahu rasanya macam apa.
Dari buku Linda Christanty yang selesai kubaca sehari, aku menemukan Ayu Utami dengan Samannya, walau di ibook hanya ada versi bahasa Inggris saja.
Buku Linda Christanty telah membawaku pergi sejenak dari berita hiruk pikuk dari negeri yang akan memilih pemimpin barunya. Hiruk pikuk berita tentang para elit politik yang baru saja selesai menyodomi rakyatnya dalam pemilu legislatif 9 April kemarin. Berita tentang rakyat yang sedang kembali menunggu untuk disodomi bulan Juli nanti dalam pilpres. Melupakan sejenak berita yang mengabarkan iming-iming imbalan yang akan diterima rakyat kalau mereka bersedia disodomi lagi.
Dua puluh lima dolar terbaik yang pernah kukeluarkan.
(Kismullah Abdul Muthalib, Mahasiswa PhD Bidang Linguistik, Deakin University)

Semoga semua peserta mendapatkan manfaat dari kegiatan yang diselenggarakan ini. Tak lupa, MIIS juga mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu pelatihan ini.

Salam dari Clayton!
**

Peliput: Gatot Soepriyanto (gatot_soepriyanto@yahoo.com)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s